Tampilkan postingan dengan label Madrasatuna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Madrasatuna. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Mei 2012

Perumusan Visi Dan Misi MTs. Ibrahimy


PERUMUSAN VISI, MISI, DAN TUJUAN
MTs. IBRAHIMY SECANG KALIPURO BANYUWANGI

1. Pendahuluan
Manajemen strategik adalah suatu cara untuk mengendalikan organisasi secara efektif dan efesien, sampai kepada implikasi garis terdepan, sedemikian rupa sehingga tujuan dan sasarannya tercapai. Sasaran manajemen strategic adalah meningkatkan: (1) Kualitas organisasi; (2) Efesiensi penganggaran; (3) Penggunaan sumberdaya; (4) Kualitas evaluasi program dan pementauan kinerja; serta (5) Kualitas pelaporan. Menurut David dalam Akdon ( 2007 : 79 ), aspek penting dalam manajemen strategic adalah perumusan strategi (Strategy Formulation), Implementasi strategi (Strategy Implementation), dan evaluasi strategi (Strategy Evaluation).
Prinsip dalam manajemen strategic adalah adanya perumusan strategi (Strategy Formulation) yang mencerminkan keinginan dan tujuan organisasi yang sesungguhnya, adanya implikasi strategi (Strategy Implementation) yang menggambarkan cara mencapai tujuan (secara teknis strategi implementasi mencerminkan kemampuan organisasi dan alokasinya termasuk dalam hal ini adalah alokasi keuangan), serta strstegi evaluasi yang mampu mengukur, mengevaluasi, dan memberikan umpan balik kinerja organisasi.
Perumusan strategi (Strategy Formulation) sangat penting untuk dilaksanakan karena adanya keterbatasan yang dihadapi oleh suatu organisasi, misalnya keterbatasan dana dan kemampuan jika dibandingkan dengan tujuan-tujuan yang diinginkan sehingga perlu disusun strategi yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi sesuai dengan kemampuan organisasi. Kegiatan utama dalam perumusan strategi adalah pembuatan tujuan yang rasional. Rasionalitas ini dalam perkembangannya semakin komplek karena pesatnya perkembangan lingkungan dimana organisasi itu berada. Perkembangan lingkungan ini menuntut organisasi untuk selalu melakukan perubahan kea rah perbaikan untuk mempertahankan eksistensinya. Kemampuan internal organisasi dan tuntutan perubahan eksternal merupakan dua komponen utama yang harus dipertimbangkan dalam penyusunan strategic. Perumusan strategis yang realitas dan up-to-date adalah dua tuntutan yang harus dijawab dalam pembuatannya.
Realitas dalam arti  bahwa perencanaan tersebut menunjukkan dengan jelas kemampuan dan tujuan yang akan dicapai  dan bagaimana organisasi ingin mencapai tujuan tersebut. Up-to-date dalam arti meskipun strategi ini dibuat dalam jangka waktu tertentu (panjang, menengah, dan pendek), namun selalu efektif dan tepat dengan perkembangan lingkungan (antisipasi terhadap perubahan lingkungan) sehingga mampu memaksimalkan keunggulan kompetetif dan meminimalkan keterbatasan. Secara spesifik, Lan dalam Akdon (2007 : 82) mengidentifikasikan hal-hal yang harus diperhatikan dalam menyusun strategis, yaitu: (1) menentukan visi, misi, tujuan, dan sasaran yang akan dicapai dengan tepat sehingga dapat digunakan sebagai acuan operasional kegiatan organisasi terutama dalam pencapaian tujuan akhir organisasi; !2) mengenali lingkungan dimana organisasi itu berada; (3) melakukan analisis yang bermanfaat dalam positioning organisasi untuk mempertahankan eksistensi dan melaksanakan tujuannya.

2. Permasalahan
            Berdasarkan uraian di atas, ada beberapa permasalahan akan akan dibahas pada makalah ini, yaitu:
  1. Apa yang dimaksud dengan visi dan bagaimana perumusannya!
  2. Apa yang dimaksud dengan misi dan bagaimana perumusanya!
  3. Apa yang dimaksud dengan  tujuan!
  4. Apa yang dimaksud dengan program!
3. Pembahasan
1. VISI
          Langkah awal dalam perumusan strategi (Strategy Formulation) adalah penetapan visi. Visi merupakan gambaran tentang masa depan (future) yang realistic dan ingin diwujudkan dalam kurun waktu tertentu . Visi harus dapat memberi kepekaan yang kuat tentang area focus bisnis. Hal ini lebih lanjut diungkapkan oleh Hax dan Majluf dalam Akdon (2007 : 95), bahwa visi adalah pernyataan yang merupakan sarana untuk:
  1. Mengkomunikasikan alas an keberadaan organisasi dalam arti tujuan dan tugas pokok.
  2. Memperlihatkan framework hubungan antara organisasi dengan stakeholders (sumber daya manusia organisasi, konsumen/citizen, pihak lain yang terkait).
  3. Menyatakan sasaran utama kinerja organisasi dalam arti pertumbuhan dan perkembangan.
Pernyataan visi perlu diekspresikan dengan baik agar mampu menjadi tema yang mempersatukan semua unit dalam organisasi, menjadi media komunikasi dan motivasi semua pihak, serta sebagai sumber kreativitas dan inovasi organisasi.  Kriteria-kriteria pembuatan visi meliputi:
  1. Visi bukanlah fakta, tetapi gambaran pandangan idial masa depan yang ingin diwujudkan.
  2. Visi dapat memberikan arahan mendorong anggota organisasi untuk menunjukkan kinerja yang baik.
  3. Dapat menimbulkan inspirasi dan siap menghadapi tantangan.
  4. Gambaran yang realistik dan kredibel dengan masa depan yang menarik.
  5. Sifatnya tidak statis dan tidak untuk selamanya.
Suatu visi akan menjadi realistik, dapat dipercaya, menyakinkan, serta mengandung daya tarik, maka dalam proses pembuatannya perlu melibatkan semua stakeholders. Selain keterlibatan semua pihak, visi perlu secara intensif dikomunikasikan kesemua anggota organisasi sehingga mereka merasa sebagai pemilik visi tersebut. Selain itu visi dibuat dalam kalimat yang singkat agar mudah diingat dan dijadikan komitmen.

VISI MTs. IBRAHIMY, Adalah ;
LAHIRNYA INSAN YANG BERIMAN DAN BERTAQWA, BERAKHLAQUL KARIMAH, BERILMU DAN BERAMAL SHOLEH.

Indikator:
  •  Unggul dalam pengembangan kurikulum
  • Unggul dalam proses pembelajaran
  •  Unggul dalam kelulusan
  •  Unggul dalam peningkatan prestasi UN
  • Unggul dalam pembinaan keagamaan Islam
  •  Unggul dalam sumber daya manusia
  • Unggul dalam prestasi akademik dan non akademik
  • Memiliki lingkungan madrasah yang nyaman dan kondusif
  • Mendapat kepercayaan masyarakat

2. MISI
            Visi yang telah kita peroleh harus kita terjemahkan kedalam guidelines yang lebih pragmatis dan kongkrit yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengembangan strategi dan aktivitas dalam organisasi. Untuk hal itu dibutuhkan misi. Pernyataan dalam misi lebih tajam dan lebih detail jika dibandingkan dengan visi. Misi adalah pernyataan mengenai hal-hal yang harus dicapai oleh organisasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan di masa yang akan datang. Pernyataan misi mencerminkan tentang segala sesuatu penjelasan yang akan ditawarkan yang sangat diperlukan oleh masyarakat untuk pencapaian misi.
            Pernyataan misi memperlihatkan tugas utama yang harus dilakukan organisasi dalam mencapai tujuan organisasi. Dalam pernyataan misi terkandung definisi yang jelas tentang pekerjaan atau tugas pokok yang diemban suatu organisasi dan yang diinginkan dalam kurun waktu tertentu. Pernyataan misi menunjukkan dengan jelas arti penting eksistensi organisasi, karena misi mewakili alasan dasar untuk berdirinya organisasi. Banyak organisasi gagal karena pernyataan misi yang dirumuskan hanya memperhatikan kepentingan dirinya sendiri dan mengabaikan kepentingan masyarakat pelanggan maupun stakeholder. Oleh karena itu, misi harus jelas menyatakan kepedulian organisasi terhadap kepentingan pelanggan.
Pernyataan Misi harus:
  1. Menunjukkan secara jelas mengenai apa yang hendak dicapai oleh organisasi dan bidang kegiatan utama dari organisasi yang bersangkutan.
  2. Secara eksplisit mengandung apa yang harus dilakukan untuk mencapainya.
  3. Mengandung partisipasi masyarakat luas terhadap perkembangan bidang utama yang digeluti organisasi tersebut.
Pernyataan misi yang jelas akan memberi arahan jangka panjang sehingga memberikan stabilitas manajemen dan kepemimpinan organisasi. Misi berubah apabila kehendak organisasi berubah atau karena adanya validasi langkah/komponen manajemen strategik yang lain. Pernyataan misi mencerminkan tentang segala sesuatu untuk mencapai visi.
Kriteria pembuatan misi meliputi:
  1. Penjelasan tentang bisnis/produk atau layanan yang ditawarkan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
  2. Harus jelas memiliki sasaran publik yang akan dilayani.
  3. Kualitas produk dan pelayanan yang ditawarkan memiliki daya saing yang meyakinkan masyarakat.
  4. penjelasan aspirasi bisnis yang diinginkan pada masa datang juga manfaat dan keuntungan bagi masyarakat dengan produk dan pelayanan yang tersedia.
Adapun MISI MTs. Ibrahimy adalah ;
  • Menciptakan suasana KBM yang Kondusif dan Edukatif berdasarkan IMTAQ DAN IPTEK;
  • Menumbuhkan kreatifitas siswa kearah yang lebih baik;
  • Menanamkan dasar-dasar IMTAQ melalui pendidikan agama dan pendidikan umum lainnya.

3. TUJUAN
            Dalam kerangka pikir manajemen strategik, tujuan harus merupakan target-target yang bersifat kuantitatif dari suatu organisasi. Pencapaian tujuan merupakan ukuran dari keberhasilan kinerja faktor-faktor kunci keberhasilan suatu organisasi. Oleh karena itu tujuan merupakan bagian integral dalam sistem strategi managemen yang didalamnya mengandung usaha untuk melaksanakan suatu tindakan. Untuk itu tujuan harus menegaskan tentang apa (what) yang secara khusus harus dicapai dan kapan (when). Pencapain tujuan dapat menjadi tolak ukur untuk menilai kinerja organisasi.
            Tujuan organisasi pada dasarnya untuk jangka panjang yang harus diselesaikan selama waktu itu dan akan mengarahkan kinerja harian organisasi.
Kriteria Tujuan:
  1. Tujuan harus serasi dan mengklarifikasikan visi dan misi.
  2. Pencapaian tujuan akan dapat memenuhi atau berkontribusi memenuhi misi, program dan sub program organisasi.
  3. Tujuan akan menjangkau hasil-hasil penilaian lingkungan internal/eksternal dan yang diprioritaskan serta mungkin dikembangkan dalam merespon isu-isu strategic.
  4. Tujuan cenderung tidak berubah kecuali terjadi penggeseran lingkungan atau dalam hal isu strategic hasil yang diinginkan telah tercapai.
  5. Tujuan biasanya secara relative berjangka panjang, yaitu sekurang-kurangnya tiga tahun atau lebih.
  6. Tujuan harus mengatasi kesenjangan antara tingkat pelayanan saat ini dengan yang diinginkan.
  7. Tujuan mengambarkan hasil program.
  8. Tujuan menggambarkan arah yang jelas dari organisaso, program dan sub program, tetapi belum menetapkan ukuran-ukuran spesifik atau strategi.
  9. Tujuan harus menantang.
Adapun Tujuan Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy
  1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT;
  2. Meningkatkan kegiatan-kegiatan keagamaan yang berkaitan dengan keilmuan dan akhlak serta mengupayakan pelaksanaannya dalam kehidupan sehari-hari;
  3. Meningkatkan nilai akademis dalam ulangan semester, Ujian Akhir Madrasah maupun Ujian Nasional;
  4. Meningkatkan jumlah tamatan yang diterima disekolah lanjutan berikutnya;
  5. Menciptakan lingkungan yang bersih, disiplin dan religius;
  6. Mengembangkan kemampuan dan keterampilan dibidang komputer;
  7. Mengembangkan sikap perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari;
  8. Mengembangkan  pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skill education) melalui pendekatan pendidikan berbasis masyarakat (education based on education).
4.  PENUTUP
A. Kesimpulan
Langkah awal dalam perumusan strategi (Strategy Formulation) adalah penetapan visi. Visi merupakan gambaran tentang masa depan (future) yang realistic dan ingin diwujudkan dalam kurun waktu tertentu . Kriteria-kriteria pembuatan visi meliputi:
  1. Visi bukanlah fakta, tetapi gambaran pandangan idial masa depan yang ingin diwujudkan.
  2. Visi dapat memberikan arahan mendorong anggota organisasi untuk menunjukkan kinerja yang baik.
  3. Dapat menimbulkan inspirasi dan siap menghadapi tantangan.
  4. Gambaran yang realistik dan kredibel dengan masa depan yang menarik.
  5. Sifatnya tidak statis dan tidak untuk selamanya.
Visi yang telah kita peroleh harus kita terjemahkan kedalam guidelines yang lebih pragmatis dan kongkrit yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengembangan strategi dan aktivitas dalam organisasi. Untuk hal itu dibutuhkan misi. Pernyataan dalam misi lebih tajam dan lebih detail jika dibandingkan dengan visi. Misi adalah pernyataan mengenai hal-hal yang harus dicapai oleh organisasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan di masa yang akan datang. Kriteria pembuatan misi meliputi:
  1. Penjelasan tentang bisnis/produk atau layanan yang ditawarkan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
  2. Harus jelas memiliki sasaran publik yang akan dilayani.
  3. Kualitas produk dan pelayanan yang ditawarkan memiliki daya saing yang meyakinkan masyarakat.
  4. penjelasan aspirasi bisnis yang diinginkan pada masa datang juga manfaat dan keuntungan bagi masyarakat dengan produk dan pelayanan yang tersedia.
Tujuan merupakan bagian integral dalam sistem strategi managemen yang didalamnya mengandung usaha untuk melaksanakan suatu tindakan. Untuk itu tujuan harus menegaskan tentang apa (what) yang secara khusus harus dicapai dan kapan (when). Pencapain tujuan dapat menjadi tolak ukur untuk menilai kinerja organisasi.

Berita Acara Perumusan Visi dan Misi


BERITA ACARA
PENYUSUNAN VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH
MTs. IBRAHIMY SECANG KALIPURO BANYUWANGI


Pada hari Rabu tanggal Dua puluh Tujuh bulan April Tahun Dua Ribu Sebelas kami yang bertanda tangan di bawah ini bertindak sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy Secang Kalipuro Banyuwangi, melalui forum musyawarah melakukan Penyusunan Visi, Misi Dan Tujuan Sekolah bertempat di Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy Secang Kalipuro Banyuwangi yang dihadiri oleh semua anggota Dewan Guru.

VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH telah disusun sesuai dengan hasil musyawarah dengan penuh tanggung jawab serta tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

Adapun dari hasil musyawarah dalam penyusunan Visi, Misi dan Tujuan sekolah adalah sebagai berikut :

A.     VISI :

Berdasarkan hasil penyusunan, VISI sekolah berbunyi sbb:
“ Lahirnya Insan Yang Beriman Dan Bertaqwa, Berakhlaqul Karimah, Berilmu Dan Beramal Sholeh”.
B.     MISI :

Sedangkan Misi sekolah adalah sebagai berikut :
·           Menciptakan suasana KBM yang Kondusif dan Edukatif berdasarkan IMTAQ DAN IPTEK;
·           Menumbuhkan kreatifitas siswa kearah yang lebih baik;
·           Menanamkan dasar-dasar IMTAQ melalui pendidikan agama dan pendidikan umum lainnya.

C.     TUJUAN :

·           Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT;
·           Meningkatkan kegiatan-kegiatan keagamaan yang berkaitan dengan keilmuan dan akhlak serta mengupayakan pelaksanaannya dalam kehidupan sehari-hari;
·           Meningkatkan nilai akademis dalam ulangan semester, Ujian Akhir Madrasah maupun Ujian Nasional;
·           Meningkatkan jumlah tamatan yang diterima disekolah lanjutan berikutnya;
·           Menciptakan lingkungan yang bersih, disiplin dan religius;
·           Mengembangkan kemampuan dan keterampilan dibidang komputer;
·           Mengembangkan sikap perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari;
·           Mengembangkan  pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup  (life skill education) melalui pendekatan pendidikan berbasis masyarakat (education based on education).

Demikian berita acara ini dibuat agar dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Sabtu, 05 Mei 2012

Sejarah Singkat MTs. Ibrahimy


Sejarah Singkat berdirinya
Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy


Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy berdiri pada tanggal 1 Juli 1991  dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Nurul Amin yang merupakan Cabang dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo. Pada awal berdirinya Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy masih berbentuk lembaga non formal yaitu berbentuk sekolah diniyah yang didalamnya diajarkan mata pelajaran agama seperti layaknya sekolah diniyah lainnya atau sekolah di pondok pesantren. Baru pada  1 Juli 1991 secara resmi Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy terdaftar di Departemen Agama, sehingga pada tanggal 1 Juli tersebut ditetapkan sebagai hari jadi  Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy Secang Kalipuro Banyuwangi. Berdirinya Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy tidak terlepas dengan nama KH. Husaini Hafidh Nasrullah, karena beliaulah sebagai inisiator utama lembaga pendidikan yang setingkat SMP ini, dan sejak tanggal berdirinya Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy tersebut beliau ditetapkan sebagai Kepala Sekolah hingga berakhir pada tahun 2010, karena beliau sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Nurul Amin yang mengelola 4 lembaga pendidikan mulai dari Raudlatul Athfal (RA) sampai dengan Madrasah Aliyah (MA) ini perlu pengkaderan yang dapat mengembangkan lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Nurul Amin.
Latar belakang berdirinya Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy ini dimulai dari rasa prihatin yang mendalam dari keadaan atau kondisi sosial dan moralitas masyarakat sekitar yang pengetahuannya terhadap pendidikan sangat tipis.
Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy berada dilingkungan masyarakat yang mayoritas beragama Islam, simpati masyarakat sangat tinggi terhadap keberadaan Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy sehingga segala aktivitas lembaga pendidikan ini mendapat perhatian yang seriaus dan  didukung sepenuhnya oleh masyarakat sekitar, ini terbukti dengan banyaknya putra putri warga sekitar bahkan dari berbagai wilayah yang masuk di Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy. Karena kebetulan sekolah ini didukung oleh fasilitas pondok pesantren, sehingga yang berasal dari wilayah jauh bisa menetap di asrama pondok pesantren.
Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy sejak berdirinya hingga sekarang terus mengalami perkembangan, sesuai dengan harapan dan Visi MTs. Ibrahimy SEMOGA MTs. IBRAHIMY dapat melahirkan putra putrid Bangsa menjadi Anak yang sholeh dan Sholihah, beriman dan bertaqwa berilmu dan beramal Shalaeh. Amiiin.


I.        MAKSUD DAN TUJUAN
Tujuan dilaksanakannya rehabilitasi MTs. Ibrahimy adalah :
1.      Memberikan kenyamanan dan kelancaran dalam melaksanakan kegiatan Proses Belajar Mengajar
Didalam kelas baik bagi guru maupun peserta didik.
2.     Meningkatkan kualitas SDM bagi peserta didik.
3.     Membantu Program Pemerintah dalam rangka mencerdaskan kehidupan Bangsa.
4.     Membantu kelancaran Program Pemerintah tentang Pendidikan Dasar Sembilan ( 9 ) tahun.
5.     Menciptakan manusia yang berpendidikan, berbudi pekerti luhur berdasarkan IMTAQ dan IPTEK
6.     Mewujudkan dan meningkatkan pembelajaran secara terintegrasi dan berkesinambungan baik dengan menggunakan buku maupun alat  Bantu belajar maupun dengan media pembelajaran.
7.     Mengurangi kerusakan ruang kelas dengan memelihara secara maksimal  

II.       KONDISI LINGKUNGAN

Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy berada dilingkungan masyarakat yang mayoritas beragama islam, simpati masyarakat sangat tinggi terhadap keberadaan Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy sehingga segala aktivitas kami didukung sepenuhnya oleh masyarakat sekitar, ini terbukti dengan banyaknya putra putri warga sekitar – yang masuk di Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy.

III.      KONDISI MURID DAN TENAGA PENGAJAR

Adapaun Kondisi Murid dan Tenaga Mengajar adalah sebagai berikut :

1. Jumlah murid                            : 202  putra putri
2. Jumlah Guru                             : 21 orang
3. Jumlah ruang Kelas                  : 8 Ruang
4. Jumlah Rombongan Belajar    : 8 kelas


IV.         PROGRAM PENGEMBANGAN

Program Pengembangan yang direncanakan Madrasah Tsanawiyah Ibrahimy meliputi Pengembangan Fisik dan Non-Fisik.
Pengembangan fisik meliputi : Penambahan dan perbaikan fasilitas
Sedangkan pengembangan Non-Fisik yang dilakukan adalah meningkatkan kwalitas keilmuan dan keterampilan pada peserta didik.